Bekas Bos Leicester Bangga Sahamnya Diakusisi Vichai

Nasib Leicester City yang dulu cuma dinilai sebagai tim promosi bertransformasi drastis kala taipan dari Thailand, Vichai Srivaddhanaprabha mengakusisi tim itu. Dia mengakuisisi tim yang dijuluki The Foxes itu senilai 39 juta poundsterling melalui tangan Pengusaha yang berasal dari Amerika, Milan Mandaric.

Bareng Vichai Srivaddhanaprabha, The Foxes mendapatkan kejayaan yang nanti mewarnai history mereka. The Foxes dengan cara ajaib mengangkat trofi Liga Premier Inggris di kampanye musim 2015-16 kemarin.

Anggapan jika Leicester City bakal bernasib serupa sebagaimana Blackburn Rovers yang pasca mengejutkan mengangkat trofi lalu selanjutnya turun kasta pada kampanye musim berikutnya juga terbantahkan. Di tangan Vichai Srivaddhanaprabha, Leicester City malah konsisten jadi tim papan tengah yang ditakuti di Liga Premier Inggris.

Milan Mandaric mengakui bangga dapat melepas Leicester City menuju ke tangan Vichai Srivaddhanaprabha. Dia membandingkan dengan kasus kala dia menjual Portsmouth menuju ke tangan yang salah.

“Saya tak dapat lebih bangga dengan kenyataan jika aku bertanggung jawab buat melepas The Foxes ke Vichai. Cerita itu bukanlah mitos. Ini benar – aku melepas tim padanya dalam waktu 30 menit!” kenang Milan Mandaric sebagaimana dilansir melalui The Sun, hari Selasa (30/10).

“The Foxes memegang tempat jauh pada hati saya. Jadi aku mesti betul-betul percaya aku bakal meninggalkannya bersama tangan yang aman,” lanjutnya.

Sekarang Vichai Srivaddhanaprabha sudah pergi buat selama-lamanya. Kecelakaan helikopter yang jatuh pada kawasan King Power Stadiu merenggut nyawanya, tepat setelah laga antar The Foxes melawan West Ham United yang berakhir dengan hasil seri dengan score 1-1.

Reputasi Djanur Dapat Diruntuhkan Mantan Anak-anak Asuhnya

Prestasi Juru tak-tik Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, bisa saja dihancurkan bekas anak kecil asuhnya yang masih ada pada Persib Bandung. Ke 2 tim itu bakal bertemu di partai matchday ke-26 Liga satu 2018.

Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya pada Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali di Sabtu (20/10). Djadjang Nurdjaman akan berjumpa bersama eks kesebelasan sekalligus anak-anak bimbingannya di partai itu.

Lelaki yang akrab dipanggil Djanur ini adalah satu dari sekian banyak juru tak-tik tersukses Maung Bandung. 2 masa membesut kesebelasan kebanggaan Bobotoh, 2007-2008 serta 2012-2017, lelaki kelahiran Majalengka, Jawa Barat ini sukses memenangkan banyak trofi.

Satu dari sekian banyak yang lumayan bergengsi serta bakal kerap diingat dengan publik sepakbola Jawa Barat merupakan trofi Liga Indonesia ke 2 untuk Persib di kampanye musim 2014, yang mana ketika ini dimulai di dalam format Liga Super Indonesia (ISL).

1 tahun lantas, ia berhasil menghantarkan Persib Bandung memenangkan trofi Piala Presiden. Sekarang, menyambut berjumpa bersama Maung Bandung, juru tak-tik 53 musim itu sedang dibayang-bayangi dengan mantan anak-anak asuhnya yang berpeluang menghancurkan reputasinya.

Sebab, Persebaya bakal hadir mengabulkan jamuan Persib bersama situasi compang-camping. Tidak kurang melalui sepuluh anak asuhnya tidak dapat ditunjukan di pertandingan itu bersama banyak macam kendala.

Di dalam konferensi pers sebelum laga, Djanur menyatakan jika esok dia bakal menurunkan mayoritas bintang domestik.

“Kami tak dapat menurunkan banyak andalan. Rombongan saya bakal setingkat lebih beberapa memainkan bintang domestik, namun rombongan saya optimistis serta semangat menatap laga itu, ” tutur Djanur, kutip BolaSport. com melalui situs web Persib.

Meski kandidat lawannya pun dipastikan bakal berlaga tanpa semua bintang asingnya, namun Djanur mengaku apabila bintang domestik punya Maung Bandung tidak dapat dinilai sebelah mata.

Dia paham persis, pasalnya kebanyakan melalui mereka adalah eks anak didik dari dirinya.

“Namun aku akui domestik Persib itu domestik yang penuh jam terbang, menurut Supardi (Nasir), Tony (Sucipto), Hariono, sampai Atep. Aku kira mereka bintang yang sejak lama pada liga Indonesia. Mereka beberapa jam terbang, ini perbedaannya, ” katanya, melanjutkan. Oleh sebab itu, dia tentu di dalam ancaman raksasa serta Djanur harus waspada.

Jika Bajul Ijo menerima kekalahan di dalam laga itu, maka ini bakal meneruskan rekor negatif Persebaya di dalam 3 pertandingan terakhirnya.

Dan jelas, ini bakal menjatuhkan prestasi Djanur menjadi satu dari sekian banyak juru tak-tik kawakan pada persepakbolaan Indonesia.

Resmi: AS Monaco Tunjuk Thierry Henry sebagai Pelatih

Bekas bintang tim nasional Prancis serta legenda Arsenal, Thierry Henry secara resmi telah jadi juru tak-tik AS Monaco.

Diberitakan melalui website resmi AS Monaco, Thierry Henry resmi jadi juru tak-tik AS Monaco serta bakal mengawali menangani tim di Senin (15/10) bareng Joao Carlos Valado Tralhao serta Patrick Kwame.

Ditunjukknya Thierry Henry disambut bagus dengan Wakil Presiden tim sekalian CEO AS Monaco, Vadim Vasilyev.
Ia mengatakan Henry pantas mendapat peluang menangani AS Monaco sebab jam terbang serta kesetiannya pada tim.

“Pengetahuannya mengenai sepakbola, kecintaanya pada performa itu, kemampuannya yang tinggi serta kesetiannya di kami, (AS Monaco) menjadikan ia ditunjuk jadi juru tak-tik, ” tutur Vadim Vasilyev.

“Henry menyadari akan kewajibannya serta ia mau cepat mengawali pekerjaannya, ia sudah mendapat keyakinan serta suport dari kami, ” sambung Vasilyev.

Tentang penunjukkan menjadi juru tak-tik, Henry mengakui amat mengucapkan terima kasih pada AS Monaco serta tak sabar guna mulai melatih.

“Saya mengucapkan terima kasih pada AS Monaco sudah memberikan peluang menangani tim yang amat spesial untuk aku, ” tutur Therry Henry.

“Sangat girang balik lagi ke sini, tekad aku bisa menghadapi semua tantantang bareng tim. Aku sudah tak sabar berjumpa pemain-pemain serta mulai latihan, ” tutur Henry sedang.

Thierry Henry bakal jadi juru strategi AS Monaco sepanjang 3 musim kedepan hingga Juni 2021.Lelaki berumur 41 tahun ini balik lagi menuju posisi dimana ia awalnya mengawali karier sepakbola profesionalnya pada 1993 sampai 1999.

Di dalam jangka waktu enam musim itu, Thierry Henry main semaksimal 141 laga serta berhasil mencatatkan 28 goal.

Peter Butler Beberkan Cara untuk Curi Poin di Kandang Barito Putera

PSMS Medan bakal dijamu Barito Putera dalam laga lanjutan Liga satu 2018 matchday ke-24 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin pada Minggu (7/10).

Jelang pertandingan itu, pelatih PSMS Medan, Peter Butler, menargetkan pada para pemainnya buat dapat menyerobot angka melawan Barito Putera.

Juru tak-tik dari Inggris itu menjelaskan bakal berlaga bertahan serta berbuat serangan balik menuju barisan defensif Barito.

“Saya percaya bersama modal mentalitas yang baik, team saya bisa merebut angka. Jelas kami di sini bakal berlaga bertahan serta mencoba terapkan performa ofensif buat mendapat angka. Jadi kami hadir di sini jelas buat unggul, maksimal bisa 1 angka saja, ”

Meskipun sekarang PSMS tengah jadi juru utama klasemen, tapi Peter Butler tidak mau minder berhadapan dengan Barito yang ada pada besar.

Peter menjelaskan jika para pemainnya cuma tidak begitu beruntung, serta dalam sepuluh laga terbaru, skuat berjulukan Ayam Kinantan itu dianggap telah berlaga baik.

“Saya ingin para pesepakbola bermain dispilin nanti. Aku pikir skuat ini berlaga baik dalam sepuluh laga terakhir. Namun kami tak beruntung. Aku percaya jika kami usaha bakal beruntung, ” katanya.

Tuan rumah Barito sekarang ada pada peringkat ke-7 klasemen sementara Liga 1 2018 berserta perolehan 35 angka. Sementara PSMS tengah duduk di dasar klasemen sementara dengan perolehan 23 angka.