Pemain Yang Mampu Menggantikan Peran Coutinho Di Liverpool

Maraknya berita yang mengungkapkan jika Philippe Coutinho menginginkan hengkang dari Liverpool dan gabung ke Barca, hal yang menjadikan The Reds paling tidak musti mendapatkan calon penerusnya walau Jurgen Klopp kukuh sang punggawa tidak ingin dilepas. Berikut kutipannya dari masteragen.me melalui halaman berita bolanya yang keren ini:

Thomas Lemar (Monaco)

Dengan 14 gol dan 17 assist di seluruh kejuaraan musim lalu, Lemar merupakan salah satu argumen utama kenapa Monaco menyelesaikan hegemoni PSG di Prancis dan meraih semifinal Liga Champions. Walaupun ia tidaklah menarik minat yang sama semacam Kylian Mbappe, Radamel Facao dan Bernardo Silva, sejumlah team selalu berminat demi memboyong Lemar di musim panas ini. Orang Prancis itu barangkali tidak mempunyai sihir selayaknya Coutinho saat mengendalikan bola di kakinya, tetapi ia mempunyai sejumlah senjata yang bisa mejadikan malapetaka terhadap lawan. Dia adalah pesepakbola sayap berkaki kiri yang menggunakan umpan silang yang begitu bagus. Lemar merupakan punggawa yang sanggup melihat permainan-permainan dengan bagus dan menggabungkannya bersama kawan 1 timnya. Dia mempunyai keahlian bermain lebih mendalam di garis tengah, termasuk tingkat pekerjaannya yang begitu spektakuler dan yang penting, dia termasuk ahli didalam Keadaan bola mati.

Hakim Ziyech (Ajax)

Ziyech merasakan musim pertama yang brilian di Ajax, dia membuat kesempatan sangat besar melalui tiap punggawa di Liga Europa dan Eredivisie pada musim lalu. Punggawa asal Maroko itu, adalah pemain yang lincah dan gesit yang termasuk dapat berlaga di sisi sayap, saat ini dia terlihat siap untuk melaksanakan langkah lain didalam kariernya di umur 24 tahun. Dengan kegagalan Ajax lolos Liga Champions musim ini, ini saat yang tepat untuk Liverpool demi mendatangkan perhatiannya. Ziyech menghasilkan 7 gol dan 11 assist di musim lalu, menghasilkan 3,8 kesempatan dan mengakhiri 2,8 bola lama per laga. Keakuratannya passingnya terletak di angka 76%, barangkali tidaklah kelihatan begitu spektakuler, tetapi hal tersebut akibat dia merupakan distributor sangat berambisi besar yang gemar memperagakan bola penetrasi ke depan. Ziyech adalah punggawa luar biasa yang tetap mempunyai sejumlah ruang untuk berkembang. Di bawah arahan bos Liverpool, dia dapat jadi pengganti yang cerdik bagi Coutinho.

Luan (Gremio)

Luan begitu berkaitan dengan berpindah ke Eropa didalam 2 tahun belakangan, Liverpool dan Leicester dua-duanya disebut-sebut jadi tujuan yang berpotensi. Bila The Reds mengidamkan punggawa yang dapat memberikan bakat dan kreativitas sama seperti Coutinho, mereka semestinya melihat teman senegaranya. Punggawa berumur 24 tahun itu dapat berlaga di mana saja di garis depan dan mempunyai kontrol bola yang luar biasa. Luan nampaknya akan keluar dari Gremio sebelum akhir bulan, seusai presiden klub itu mengkonfirmasikan jika Spartak Moscow sudah mengajukan tawaran.

Alex Oxlade-Chamberlain (Arsenal)

Oxlade-Chamberlain bermain di tahun belakangan masa kerjanya dari Arsenal dan bisa jadi dia tidak ingin meneken klausul baru. Liverpool dikatakan berminat dengan punggawa berumur 24 tahun itu untuk beberapa pekan terakhir ini, tetapi Chelsea dilaporkan sebagai lawan serius demi memperoleh tanda tangannya. Jika Oxlade-Chamberlain diberikan tempat berlaga favoritnya, dia dapat sebagai penerus ideal Coutinho di Liverpool. Arsene Wenger memakai Oxlade-Chamberlain didalam 6 posisi tidak sama musim lalu dan pesepakbola itu tidaklah begitu unggul didalam masalah apapun. Tetapi, bila dia berlaga di tempat favoritnya, dia pastinya begitu berbahaya. Barangkali ada perbedaan diantara kedua punggawa itu, tetapi pria Arsenal itu mempunyai kesempatan dan masuk kedalam masa puncak kariernya. Perpaduan kecepatan dan caranya pasti dapat menarik atensi Klopp.

Giacomo Bonaventura (Milan)

Dari seluruh nama yang berada didalam daftar, Bonaventura sangat mirip seperti Coutinho. Milan sudah jadi bayangan sang pemain didalam beberapa tahun belakangan, pemain berumur 27 tahun itu membuat dirinya jadi salah satu midfielder cemerlang di Italia. Cekatan, cerdas dan imajinatif, Bonaventura mampu membuat dan merubah kesempatan. Musim 2016/17 nya dipangkas oleh cedera di bulan Februari, tetapi hingga sekarang ini ia jadi pemain instrumental di garis tengah Rossoneri, di mana ia beroprasi nyaris sepanjang waktu. Mendapatkan bekas playmaker Atalanta akan ada challenge untuk The Reds, terlebih lagi saat ini Milan mempunyai management baru yang sangat berambisi besar dan kaya. Bonaventura diwakili oleh Mino Raiola, bagaimanapun, agen tersohor tersebut tak pernah lewatkan peluang demi mengoptimalkan satu perjanjian besar ketika peluang bertandang kepadanya. Lihat halaman ini juga

Leave a Reply

Your email address will not be published.